Studi Kasus Lengkap: Punya 650 lot Saham PACK di Harga Rp 2.550 — Ikut Rights Issue Full, Berapa Dana yang Dibutuhkan dan Berapa Harga Rata-rata Setelah Tebus? (Data Real Terbaru)

Right issue saham PACK lewat skema OWK (Obligasi Wajib Konversi) menjadi topik panas di kalangan investor. Karena volume emisi sangat besar dan harga pelaksanaan jauh di bawah harga pasar, keputusan ikut menebus penuh atau tidak akan sangat menentukan posisi Anda—baik dari sisi jumlah saham yang dimiliki, modal yang dikeluarkan, maupun harga rata-rata beli (average cost). Dalam studi kasus ini kita pakai data publik terbaru yang banyak diberitakan: harga pelaksanaan Rp 100/unit OWK, rasio HMETD 5 saham lama → 102 HMETD (≈20,4 HMETD per saham lama), dan konversi 1 OWK → 1 saham biasa. Semua perhitungan saya tampilkan step-by-step supaya transparan.


Data dasar studi (dipakai dalam perhitungan)

  • Kepemilikan awal: 650 lot = 65.000 lembar.
  • Harga beli awal (studi): Rp 2.550 / lembar.
  • Rasio HMETD publikasi: 5 saham lama → 102 HMETD20,4 HMETD per saham lama.
  • Harga tebus OWK (exercise price): Rp 100 / unit.
  • Asumsi konversi: 1 OWK → 1 saham biasa.

Catatan penting: angka rasio & harga tebus ini berdasarkan keterbukaan informasi publik. Sebelum mengambil keputusan investasi, selalu cek prospektus final dan pengumuman resmi BEI untuk rasio final, jadwal cum/ex, serta syarat konversi.


Langkah perhitungan (transparan)

1) Saham lama yang dimiliki

650 lot × 100 = 65.000 lembar.

2) HMETD (OWK) yang berhak diterima

Per rasio: 102 HMETD per 5 saham lama → 102/5 = 20,4 HMETD per 1 saham lama.

Jumlah HMETD Anda: 65.000×20,4=1.326.000 unit OWK65.000 × 20{,}4 = 1.326.000\ \text{unit OWK}65.000×20,4=1.326.000 unit OWK

Jadi Anda berhak menebus ±1.326.000 unit OWK.

3) Dana yang harus disiapkan untuk menebus full

Harga tebus = Rp 100/unit → Dana tebus full: 1.326.000×Rp100=Rp132.600.0001.326.000 × Rp 100 = Rp 132.600.0001.326.000×Rp100=Rp132.600.000

Kebutuhan dana untuk ikut rights issue penuh ≈ Rp 132.600.000.

4) Total saham setelah seluruh OWK dikonversi (asumsi 1:1)

  • Saham lama = 65.000
  • Saham baru (konversi OWK) = 1.326.000
  • Total saham setelah konversi = 1.391.000 lembar

5) Total modal yang sudah dikeluarkan investor

  • Modal awal (beli 65.000 × Rp 2.550) = Rp 165.750.000
  • Tambahan modal untuk tebus = Rp 132.600.000
  • Total modal keseluruhan = Rp 298.350.000

6) Harga rata-rata beli (average cost) setelah tebus full

Rumus: average cost = total modal ÷ total saham Average=298.350.0001.391.000≈Rp 214,49\text{Average} = \frac{298.350.000}{1.391.000} \approx Rp\ 214{,}49Average=1.391.000298.350.000​≈Rp 214,49

Harga rata-rata beli setelah menebus penuh ≈ Rp 214–215 per lembar.


Apa arti angka-angka ini bagi investor?

  1. Average cost turun drastis — dari Rp 2.550 menjadi sekitar Rp 214. Itu berarti titik impas baru jauh lebih rendah; jika harga pasca-konversi bergerak di atas Rp 214, posisi Anda mulai menguntungkan terhadap total modal.
  2. Kebutuhan dana relatif signifikan, tapi sebanding dengan manfaatnya: dengan tambahan Rp 132,6 juta Anda menggandakan eksposur—dari 65.000 lembar menjadi 1.391.000 lembar. Ini memberi leverage besar jika harga rebound.
  3. Jika tidak menebus, kepemilikan Anda akan terdilusi parah karena penerbitan OWK jumbo; menebus penuh menjaga porsi kepemilikan relatif.
  4. Namun pasar biasanya menyesuaikan harga (TERP) setelah rights — jadi walaupun average Anda rendah, harga pasar bisa turun ke area teoritis ex-rights. Break-even praktis ada pada angka average cost tetapi nilai portofolio jangka pendek bergantung pada penilaian pasar pasca-rights.

Ilustrasi nilai portofolio pada beberapa skenario harga pasca-RI

Total saham = 1.391.000; total modal = Rp 298.350.000; avg ≈ Rp 214,5.

  • Harga Rp 100 → nilai portofolio = Rp 139.100.000 (rugi besar)
  • Harga Rp 214 → nilai ≈ Rp 297. (mendekati impas)
  • Harga Rp 300 → nilai ≈ Rp 417.300.000 (potensi +40% dari modal)
  • Harga Rp 500 → nilai ≈ Rp 695.500.000 (potensi +133%)
  • Harga Rp 1.000 → nilai ≈ Rp 1.391.000.000 (potensi +366%)

Simulasi ini menunjukkan leverage positif: kenaikan harga kecil di atas average memberikan keuntungan signifikan, sementara tekanan harga di bawah Rp 200 bisa menimbulkan kerugian.


Risiko utama yang perlu dicermati

  1. TERP dan koreksi harga jangka pendek. Karena dilusi besar, pasar cenderung menilai ulang saham; harga eks-right biasanya turun.
  2. Likuiditas & volatilitas meningkat—jumlah saham beredar yang membengkak bisa menyebabkan pergerakan harga lebih liar dan spread lebih besar.
  3. Penggunaan dana hasil right issue menentukan re-rating jangka panjang: kalau dana dipakai tidak produktif, sentimen negatif bisa menekan harga.
  4. Ketentuan final prospektus (rasio, tanggal cum/ex, detail konversi) harus dicek karena angka publikasi bisa disesuaikan.

Rekomendasi praktis singkat

  • Periksa prospektus final dan pengumuman BEI (cum/ex, periode penebusan, syarat konversi).
  • Siapkan dana cadangan Rp 132,6 juta apabila Anda memutuskan ikut full (tanpa memaksa likuidasi aset lain).
  • Jika ragu, pertimbangkan menebus sebagian (mis. 50%) untuk menurunkan kebutuhan dana sambil tetap mengurangi efek dilusi.
  • Tentukan target & batas rugi (stop-loss) sebelum menebus: mis. target take-profit Rp 300–500, stop-loss di level sesuai toleransi risiko.

Kesimpulan

Dengan data real terbaru (rasio publikasi 5 lama : 102 HMETD; harga tebus Rp 100; asumsi konversi 1:1), pemegang 650 lot PACK pada harga Rp 2.550 yang ikut menebus full akan menghadapi profil sebagai berikut:

  • HMETD/OWK yang diperoleh ≈ 1.326.000 unit
  • Dana tebus full ≈ Rp 132.600.000
  • Total saham setelah konversi ≈ 1.391.000 lembar
  • Total modal ≈ Rp 298.350.000
  • Harga rata-rata beli setelah tebus ≈ Rp 214–215 per lembar

Keputusan ikut full memang menurunkan average cost drastis dan melindungi dari dilusi, tetapi membawa kebutuhan modal tambahan dan eksposur ke volatilitas yang meningkat. Pastikan untuk memverifikasi prospektus final dan menyesuaikan keputusan dengan profil risiko serta strategi investasi Anda.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *