Simulasi Laporan Keuangan Tambang PT Trimata Coal Perkasa: Menghitung Potensi Raksasa Batubara dengan Harga USD 75 per Ton

Pendahuluan

Dalam dunia pasar modal Indonesia, salah satu cerita yang paling menarik perhatian investor adalah transformasi emiten kecil menjadi perusahaan berbasis sumber daya alam melalui akuisisi aset tambang. Salah satu yang sedang ramai dibicarakan adalah rencana akuisisi PT Trimata Coal Perkasa (TCP) oleh PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA).

Mengapa TCP menarik? Karena perusahaan ini bukan tambang kecil:

  • ๐Ÿ“ Luas konsesi: ยฑ 11.640 hektare
  • โ›๏ธ Mineable resources: ยฑ 693,7 juta ton batubara
  • ๐Ÿ”ฅ Kualitas batubara: > 5.000 kkal/kg (kategori menengah ke atas)
  • ๐Ÿ“„ Izin produksi (IUP OP) 2024โ€“2026: ยฑ 2,6 juta ton per tahun

Angka-angka ini menunjukkan bahwa TCP adalah aset tambang berskala sangat besar. Artikel ini akan membahas simulasi laporan keuangan TCP mulai tahun 2024 dengan asumsi harga jual USD 75 per ton, agar investor punya gambaran seberapa besar potensi bisnis ini secara realistis.

โš ๏ธ Catatan: Semua angka di bawah ini adalah simulasi/proyeksi, bukan laporan resmi perusahaan.


Gambaran Skala Tambang PT Trimata Coal Perkasa

Dengan resources 693,7 juta ton, jika produksi hanya 2,6 juta ton per tahun, maka secara matematis:

693,7 juta ton / 2,6 juta ton โ‰ˆ 266 tahun umur tambang

Ini artinya:

  • Aset ini sangat besar
  • Yang membatasi saat ini bukan cadangan, tetapi izin produksi (RKAB)
  • Jika ke depan izin dinaikkan (misalnya ke 5โ€“10 juta ton/tahun), skala bisnisnya bisa berlipat ganda

Asumsi Dasar Simulasi Keuangan

Agar realistis, kita gunakan asumsi konservatif dan wajar untuk tambang batubara kalori 5.000+ di Sumatera:

Asumsi Produksi

  • 2024: 2,2 juta ton (tahun awal, masih ramp-up)
  • 2025: 2,6 juta ton
  • 2026: 2,6 juta ton

Asumsi Harga & Kurs

  • Harga jual: USD 75 / ton
  • Kurs: Rp 16.000 / USD

Harga jual per ton dalam rupiah = 75 ร— 16.000 = Rp 1.200.000 / ton

Asumsi Biaya

  • Biaya operasi (mining + hauling + processing + G&A): USD 38 / ton
  • Royalti & pungutan: ยฑ13,5% dari pendapatan
  • Opex kantor: ยฑ Rp 145โ€“150 miliar / tahun
  • Depresiasi alat & infrastruktur: ยฑ Rp 190โ€“200 miliar / tahun
  • Beban bunga: ยฑ Rp 150 miliar / tahun
  • Pajak badan: 22%

Ekonomi per Ton Batubara

KomponenUSD / ton
Harga jual75
Biaya operasi(38)
Royalti & pungutan(ยฑ10,1)
โœ… Margin kotor / tonยฑ26,9

Artinya:

Setiap 1 ton batubara yang dijual, TCP masih menyisakan margin kotor sekitar USD 27/ton โ€” ini sangat sehat untuk bisnis tambang.


Simulasi Laporan Laba Rugi PT Trimata Coal Perkasa

๐Ÿ“Š Tabel Proyeksi Keuangan (dalam Rp miliar)

TahunProduksi (jt ton)PendapatanTotal Biaya ProduksiLaba KotorOpexEBITDADepresiasiEBITBungaLaba sblm PajakPajakโœ… Laba Bersih
20242,22.6401.694946145801190611150461101โœ… 360
20252,63.1202.0021.118150968200768150618136โœ… 482
20262,63.1202.0021.118150968200768150618136โœ… 482

Analisis Hasil Simulasi

๐Ÿ”ฅ 1. Skala Pendapatan

  • Di produksi penuh 2,6 juta ton: Pendapatan โ‰ˆ Rp 3,1 triliun per tahun

๐Ÿ’ฐ 2. Profitabilitas

  • Laba bersih stabil di kisaran: โœ… ยฑ Rp 480 miliar per tahun

Ini artinya:

TCP adalah mesin uang jika beroperasi sesuai rencana.


Simulasi Arus Kas Operasi

Pendekatan sederhana:

CFO โ‰ˆ Laba Bersih + Depresiasi

TahunLaba BersihDepresiasiEstimasi CFO
2024360190550
2025482200682
2026482200682

Artinya:

Setiap tahun, TCP bisa menghasilkan cash ratusan miliar rupiah.


Sensitivitas Harga Batubara

Kalau produksi 2,6 juta ton:

  • Setiap kenaikan harga +USD 5/ton = 2,6 jt ร— USD 5 = USD 13 juta โ‰ˆ Rp 208 miliar tambahan pendapatan

Ini menunjukkan:

Harga batubara sangat berpengaruh ke laba.


Valuasi Kasar Perusahaan Tambang Ini

Jika laba bersih stabil:

ยฑ Rp 480 miliar / tahun

Gunakan PER konservatif sektor tambang: 6โ€“8x

Valuasi wajar TCP:

๐Ÿ”ฅ Rp 2,9 โ€“ 3,8 triliun

Ini baru dengan produksi 2,6 juta ton. Kalau nanti izin dinaikkan ke 5โ€“10 juta ton, nilainya bisa berlipat ganda.


Apa Artinya untuk MEJA?

Jika MEJA mengakuisisi 45% TCP:

45% ร— Rp 480 miliar =

๐Ÿ‘‰ ยฑ Rp 216 miliar laba per tahun

Bandingkan dengan:

Laba MEJA saat ini yang hanya beberapa miliar rupiah.

Artinya:

Ini bukan ekspansi kecil โ€” ini transformasi total skala bisnis.


Risiko yang Wajib Dipahami

โš ๏ธ Harga batubara bisa turun
โš ๏ธ Biaya produksi bisa naik
โš ๏ธ Izin produksi bisa terlambat naik
โš ๏ธ Ada risiko teknis & cuaca
โš ๏ธ Ada risiko pendanaan akuisisi


Kesimpulan

Dengan:

  • Konsesi 11.640 ha
  • Resources 693,7 juta ton
  • Harga jual USD 75/ton
  • Produksi 2,6 juta ton/tahun

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *