Right issue saham PACK melalui skema OWK (Obligasi Wajib Konversi) menjadi topik hangat investor karena skala emisi yang besar dan harga pelaksanaan yang jauh di bawah harga pasar. Bagi pemegang saham lama, keputusan menebus atau tidak akan sangat memengaruhi porsi kepemilikan, modal yang dikeluarkan, dan harga rata-rata (average cost). Artikel ini menghitung langkah demi langkah apa yang terjadi jika Anda memegang 600 lot (60.000 lembar) PACK pada harga Rp 2.500 lalu menebus seluruh HMETD (tebus full) — dan di bagian akhir saya tampilkan tabel perkiraan market-cap PACK apabila harga bergerak dari Rp 100 sampai Rp 1.000 setelah semua OWK dikonversi.
Catatan: perhitungan memakai data publik yang banyak dipakai analis — rasio HMETD 5 lama : 102 HMETD (⇒ ≈20,4 HMETD per saham lama), harga tebus Rp 100/unit, dan asumsi konversi 1 OWK → 1 saham. Selalu cek prospektus final/announcements BEI untuk angka & jadwal resmi sebelum bertindak.
1) Data dasar dan asumsi (ringkas)
- Kepemilikan awal: 600 lot = 60.000 lembar.
- Harga beli awal (studi): Rp 2.500 / lembar.
- Rasio HMETD publikasi: 102 HMETD per 5 saham lama → ≈ 20,4 HMETD per saham lama.
- Harga tebus OWK: Rp 100 per unit.
- Konversi OWK → saham: 1 OWK → 1 saham biasa.
- Saham beredar sebelum rights (untuk perhitungan market-cap): nilai publik menunjukkan ≈ 1,537,546,000 lembar. OWK maksimal yang diusulkan ≈ 32,586,939,356 unit — jika semuanya dikonversi, total saham pasca ≈ 34,124,485,356 lembar.
2) Berapa HMETD / OWK yang kamu terima?
Rasio per saham lama = 102 / 5 = 20,4 HMETD.
Untuk 60.000 saham: 60.000×20,4=1.224.000 unit OWK60.000 × 20{,}4 = 1.224.000\ \text{unit OWK}60.000×20,4=1.224.000 unit OWK
Jadi kamu berhak menerima ±1.224.000 unit OWK.
3) Berapa dana yang harus disiapkan untuk tebus full?
Harga tebus OWK = Rp 100 / unit: 1.224.000×Rp100=Rp122.400.0001.224.000 × Rp 100 = Rp 122.400.0001.224.000×Rp100=Rp122.400.000
➡ Dana tebus full ≈ Rp 122,4 juta.
Ini adalah tambahan di luar modal awal yang sudah kamu keluarkan saat membeli 60.000 lembar.
4) Berapa total saham setelah konversi?
Asumsi 1 OWK → 1 saham:
- Saham lama = 60.000
- Saham baru (konversi OWK) = 1.224.000
- Total saham setelah konversi = 1.284.000 lembar
5) Total modal & harga rata-rata (average cost) setelah tebus
- Modal awal = 60.000 × Rp 2.500 = Rp 150.000.000
- Tambahan modal tebus = Rp 122.400.000
- Total modal = Rp 272.400.000
Average cost: 272.400.0001.284.000≈Rp 212,15 per lembar\frac{272.400.000}{1.284.000} ≈ Rp\ 212{,}15\ \text{per lembar}1.284.000272.400.000≈Rp 212,15 per lembar
➡ Harga rata-rata setelah tebus full ≈ Rp 212 per lembar.
Artinya: dari posisi awal Rp 2.500, dengan menebus penuh average cost kamu turun drastis ke sekitar Rp 212 — titik impas jauh lebih rendah.
6) Mengapa ini penting?
- Mengurangi dilusi: dengan menebus full kamu menjaga porsi kepemilikan relatif (malah menambah jumlah lembar).
- Menurunkan average cost: sehingga hanya butuh harga relatif rendah untuk mulai profit.
- Perlu modal tambahan: Rp 122,4 juta bukan angka kecil — harus disiapkan tanpa memaksa likuidasi aset penting.
- Risiko TERP: pasar biasanya menilai ulang harga pasca-rights (theoretical ex-rights price), sehingga harga dapat turun mendekati TERP meski average kamu rendah.
7) Market-cap: perkiraan jika harga bergerak dari Rp100 → Rp1.000 (semua OWK dikonversi)
Mengambil total saham pasca-konversi ≈ 34.124.485.356 lembar, berikut tabel market-cap (perkiraan):
| Harga / lembar | Market-cap (Rp) | Market-cap (≈ triliun Rp) |
|---|---|---|
| Rp 100 | 3.412.448.535.600 | ≈ 3,41 T |
| Rp 200 | 6.824.897.071.200 | ≈ 6,82 T |
| Rp 300 | 10.237.345.606.800 | ≈ 10,24 T |
| Rp 400 | 13.649.794.142.400 | ≈ 13,65 T |
| Rp 500 | 17.062.242.678.000 | ≈ 17,06 T |
| Rp 600 | 20.474.691.213.600 | ≈ 20,47 T |
| Rp 700 | 23.887.139.749.200 | ≈ 23,89 T |
| Rp 800 | 27.299.588.284.800 | ≈ 27,30 T |
| Rp 900 | 30.712.036.820.400 | ≈ 30,71 T |
| Rp 1.000 | 34.124.485.356.000 | ≈ 34,12 T |
Catatan: tabel ini mengasumsikan semua OWK dikonversi dan tidak mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti lock-up, penahanan saham, supply/demand di pasar, atau perubahan jumlah saham beredar yang mungkin terjadi. Jadi angka adalah ilustrasi konversi penuh.
8) Contoh nilai portofolio singkat (untuk gambaran)
Total saham setelah konversi = 1.284.000.
- Jika harga Rp 100 → nilai ≈ Rp 128,4 juta
- Jika harga Rp 212 (sekitar avg) → nilai ≈ Rp 272,2 juta (mendekati impas)
- Jika harga Rp 500 → nilai ≈ Rp 642 juta
- Jika harga Rp 1.000 → nilai ≈ Rp 1,284 miliar
Dengan average cost ≈ Rp 212, posisi ini memiliki leverage besar apabila pasar memberikan re-rating.
9) Risiko dan saran singkat
Risiko: TERP (penyesuaian harga), likuiditas & volatilitas meningkat, ketergantungan pada penggunaan dana hasil rights, serta kemungkinan rasio final/ketentuan berubah di prospektus.
Saran: verifikasi prospektus final & jadwal BEI, siapkan dana tanpa mengorbankan likuiditas darurat, pertimbangkan partial subscription jika tidak yakin, dan tetapkan target/stop-loss sebelum ikut.
Penutup
Untuk pemegang 600 lot (60.000 lembar) PACK pada harga Rp 2.500, ikut rights issue full (dengan data real terbaru) berarti:
- menerima ≈1.224.000 OWK,
- menyiapkan Rp 122,4 juta untuk tebus full,
- memiliki total 1.284.000 lembar setelah konversi,
- mengeluarkan modal total Rp 272,4 juta, dan
- mendapatkan average cost ≈ Rp 212/lembar.
Jika semua OWK dikonversi dan harga bergerak ke Rp 1.000, market-cap PACK secara kasar bisa berada di kisaran Rp 34,1 triliun—tetapi realisasi bergantung pada take-up rate, konversi aktual, dan dinamika pasar.
Leave a Reply