Rights issue PACK melalui skema OWK (Obligasi Wajib Konversi) adalah aksi korporasi besar yang ramai diperbincangkan. Karena skala emisi sangat besar dan harga pelaksanaan jauh di bawah harga pasar, keputusan ikut menebus penuh (full) akan sangat menentukan porsi kepemilikan dan harga rata-rata pembelian (average cost) investor. Artikel ini menghitung secara transparan dengan data real terbaru apa yang terjadi jika Anda memegang 700 lot (70.000 lembar)saham PACK pada harga Rp 2.650 lalu ikut menebus seluruh hak.
Data dasar yang dipakai (data real terbaru)
- Harga beli awal (studi): Rp 2.650 / lembar.
- Kepemilikan awal: 700 lot = 700 × 100 = 70.000 lembar.
- Rasio HMETD publikasi: 5 saham lama → 102 HMETD → 102 / 5 = 20,4 HMETD per 1 saham lama.
- Harga pelaksanaan OWK (exercise price): Rp 100 / unit.
- Asumsi konversi OWK → saham biasa: 1 OWK → 1 saham (sesuai skema yang diumumkan).
Catatan penting: selalu cocokkan kembali dengan prospektus final dan pengumuman BEI untuk tanggal cum/ex dan detail teknis.
Perhitungan langkah-per-langkah (transparan)
1) Jumlah saham lama
700 lot × 100 = 70.000 lembar
2) HMETD (OWK) yang diterima
HMETD per saham lama = 102 / 5 = 20,4
HMETD total = 70.000 × 20,4 = 1.428.000 unit OWK
3) Dana yang diperlukan untuk menebus full
Harga tebus = Rp 100 per unit
Dana tebus full = 1.428.000 × Rp 100 = Rp 142.800.000
Jadi, kebutuhan dana untuk menebus seluruh hak (700 lot → full) ≈ Rp 142.800.000.
4) Total saham setelah konversi (asumsi 1:1)
Saham lama = 70.000
Saham baru (konversi OWK) = 1.428.000
Total saham setelah konversi = 70.000 + 1.428.000 = 1.498.000 lembar
5) Modal yang telah dikeluarkan
Modal awal = 70.000 × Rp 2.650 = Rp 185.500.000
Tambahan modal untuk tebus = Rp 142.800.000
Total modal = 185.500.000 + 142.800.000 = Rp 328.300.000
6) Harga rata-rata beli (average cost) setelah tebus full
Average cost = Total modal ÷ Total saham
= 328.300.000 ÷ 1.498.000 ≈ Rp 219,16 per lembar
Dibulatkan praktis: Rp 219 per lembar.
Jadi ringkasnya: dari posisi awal Rp 2.650 → rata-rata turun menjadi ±Rp 219 setelah ikut menebus semua hak.
Apa arti angka-angka itu untuk investor?
- Penurunan average cost drastis. Dengan menambah modal sekitar Rp 142,8 juta, Anda menurunkan average cost dari Rp 2.650 ke Rp ~219 — artinya Anda sudah akan mulai untung jika harga bergerak sedikit di atas Rp 219.
- Kenaikan jumlah saham signifikan. Kepemilikan Anda bertambah dari 70.000 → 1.498.000 lembar (naik ~21,4×). Ini berarti eksposur terhadap pergerakan harga jadi jauh lebih besar.
- Pembayaran modal tambahan relatif wajar. Tambahan Rp 142,8 juta dibanding modal awal Rp 185,5 juta adalah peningkatan modal sekitar 77% — banyak investor melihatnya sebagai trade-off: tambah modal untuk menurunkan average atau biarkan terdilusi.
- Perlindungan terhadap dilusi. Menebus full menjaga porsi kepemilikan relatif Anda; jika Anda tidak menebus, kepemilikan akan terdilusi besar ketika OWK dikonversi.
Skenario nilai portofolio (ilustrasi cepat)
Total saham setelah konversi = 1.498.000; total modal = Rp 328.300.000; average ≈ Rp 219.
| Harga saham | Nilai portofolio | Keterangan |
|---|---|---|
| Rp 100 | Rp 149.800.000 | Nilai < modal (rugi) |
| Rp 219 | Rp 328.362.000 | Sekitar impas |
| Rp 300 | Rp 449.400.000 | +36,9% dari modal |
| Rp 500 | Rp 749.000.000 | +128,2% dari modal |
| Rp 1.000 | Rp 1.498.000.000 | +356% dari modal |
Catatan: nilai portofolio = jumlah saham × harga pasar.
Risiko yang harus diperhatikan
- TERP & penyesuaian harga: Pasar biasanya menilai ulang saham setelah rights (theoretical ex-rights price). Harga pasar pasca-rights sering turun mendekati TERP — meski average Anda rendah, nilai portofolio bisa tetap turun jangka pendek.
- Likuiditas & volatilitas naik: Outstanding shares akan membengkak; pergerakan harga bisa menjadi lebih liar dan spread buy/sell meluas.
- Penggunaan dana rights: Re-rating bergantung pada apakah manajemen menggunakan dana secara produktif (capex, akuisisi yang menghasilkan pendapatan). Jika dana dipakai tidak optimal, sentimen negatif bisa menekan harga.
- Ketentuan final: Selalu konfirmasi rasio final, harga tebus, jadwal cum/ex, dan mekanisme konversi di prospektus/announcements resmi BEI sebelum mengambil keputusan.
Rekomendasi praktis singkat
- Periksa prospektus final dan pengumuman BEI (cum/ex date & periode penebusan) sebelum menyetor dana.
- Siapkan dana cadangan — Rp 142,8 juta dalam studi ini — tanpa memaksakan likuidasi posisi lain.
- Pertimbangkan proporsi jika tidak ingin full: menebus sebagian (mis. 50%) menurunkan kebutuhan dana sekaligus mengurangi risiko.
- Tentukan strategi exit & target harga sebelum menebus (mis. target jual Rp 300–500, stop-loss sesuai toleransi).
Kesimpulan
Dalam studi kasus 700 lot PACK di Rp 2.650, menggunakan data real terbaru (rasio 5 lama : 102 HMETD; harga tebus Rp 100; konversi 1:1), bila Anda ikut menebus full:
- HMETD diterima ≈ 1.428.000 unit
- Dana tebus full ≈ Rp 142.800.000
- Total saham setelah konversi ≈ 1.498.000 lembar
- Total modal keseluruhan ≈ Rp 328.300.000
- Harga rata-rata beli setelah tebus ≈ Rp 219/lembar
Keputusan ikut full memberikan average cost yang sangat rendah dan melindungi Anda dari dilusi, namun juga sedang memberi eksposur besar terhadap volatilitas dan memerlukan dana tambahan signifikan. Pastikan selalu cek prospektus final dan sesuaikan keputusan dengan profil risiko dan rencana investasi jangka panjangmu.
Leave a Reply